feedburner

Masukkan alamat emailmu:

Dikirim oleh : FeedBurner

Celetukangobrol

Powered by ShoutJax

Hujan Emas Di Negeri Orang Lebih Baik Hujan Receh Di Negeri Sendiri

Celetukanopik :

Selama ini ada anggapan bahwa uang receh "tidaklah begitu berguna", sehingga jika kehilangannya pun tidak begitu dipersoalkan. Apalagi di dunia peritelan Indonesia, keberadaan uang receh sudah masuk dalam tahapan "konco wingking", bahkan lebih sadis diperlakukan tidak senonoh. Lihat begitu mudahnya uang recehan diubah wujudnya (ditransformerkan) menjadi permen. Setiap kembalian yang berbuntut recehan, para kasir pertokoan tersebut dengan "seenaknya" saja mengganti recehan tersebut dengan sejumlah permen dan seringkali atau bahkan kadang-kadang tanpa basa-basi yang manis, seperti : "Pak/Bu/Mbak/Mas, ma'af uang recehannya tidak ada, jadi kembaliannya pakai permen aja, ya?"
Untung dalam pelaksanaan PRJ (Pekan Raya Jakarta) stigma pelecehan itu dapat dieliminir oleh BI (Bank Indonesia). Sejak 2006, BI telah menggelontorkan sejumlah besar recehan. Untuk tahun ini saja, sekitar Rp 9.000.000.000,- dengan jumlah per harinya Rp 300.000.000,- Jumlah yang fantastis untuk uang receh yang telah dihinakan selama bertahun-tahun. Namun cuma sayangnya, kenapa BI tidak melakukannya merata di setiap pusat perbelanjaan modern.

Celetukangarang
4 komentar:
sakainget mengatakan...
Selasa, 23 Juni, 2009   Reply To This Comment

iya tuh mas, kayak saya terpaksa bayar parkir pake permen =))

Celetukan Segar mengatakan...
Selasa, 23 Juni, 2009   Reply To This Comment

Hidup Receh! :x

kawanlama95 mengatakan...
Selasa, 23 Juni, 2009   Reply To This Comment

ya , karena dari lahir dan besar kita tumbuh dan berkembang jadi ya udah kerasan di negri sendiri

Celetukan Segar mengatakan...
Rabu, 24 Juni, 2009   Reply To This Comment

Hidup Nasionalisme! :x

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58

Posting Komentar