feedburner

Masukkan alamat emailmu:

Dikirim oleh : FeedBurner

Celetukangobrol

Powered by ShoutJax

Rangga Warsita Bermain Sandi Nama

Celetukanopik :

Jika anda pernah membaca layang "Jaka Lodang". Coba perhatikan bentuk tulisannya (huruf besar tebal) :

RONGeh jleg tumiBA,
GAgaran santoSA,
WArtane meh teKA,
SIkara karoDA,
TAtaga tan kaTON,
BArang-barang ngeRONG,
SAguh tanpa raGA,
KAtali kawaWAR,
DHAdhal amekaSI,
TANdha murang taTA.
Sekarang kita tulis dalam bentuk kalimat pertama :
RONG GA WAR SI TA B A SA KA DHA TAN (baca : Ranggawarsita Basa Kedhaton).
Kalimat kedua :
BA SA KA DA TON RONG GA WAR SI TA (baca : Basa Kedhaton Ranggawarsita).

Blog yang berhubungan dengan Jaka Lodhang, yaitu : sabdalangit dan kisrondhol

Sekarang lihat yang ini, dalam model Dhandhang Gula (sumber : Buku Jayengtilam)
RArasing tyas sanitara tistis,
DENta mardi mardawaning basa,
NGAyuwara puwartane,
BEla beta ing kalbu,
Inkora tan wrin,
RONGeh gatining gita,
GAnita mirantuk,
WARtaning kang parotama,
SInawung ingg nirmala turangga jati,
TAlining carita
Apabila ditulis dalam kalimat :
RA DEN NGA BE I RONG GA WAR SI TA (baca : Raden Ngabehi Ranggawarsita).

Gaya penulisan ini dalam dunia puisi masuk kategori Puisi Kontemporer. Puisi Kontemporer ini di Indonesia berkembang di akhir 70-an. Sehingga ada yang menjulukinya Angkatan '80. Dengan tokoh utamanya Sutardji CB.

Melihat hal ini saja, Ranggawarsita termasuk salah satu orang yang mendahului zamannya. Meskipun begitu, dalam khazanah perpuisian kuno, khususnya di Jawa. Gaya seperti ini tidaklah menjadi hirau yang utama. Gaya ini disebut gaya sandinama, gaya ini bisa dianggap merupakan signature penulisnya. Dan tentu saja hal itu menunjukkan sebuah metode anti-piracy yang luar biasa.

Semoga saja kita dapat mengikuti kecerdasan seperti ini, di bidang yang serupa maupun yang lainnya. Sehingga tak perlu repot-repot menciptakan berbagai enkripsi untuk melindungi dari plagiasi dan tetek bengek lainnya.

Celetukangarang
0 komentar:
:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58

Poskan Komentar