feedburner

Masukkan alamat emailmu:

Dikirim oleh : FeedBurner

Celetukangobrol

Powered by ShoutJax

Mengungkap Wirid Piandel Koruptor

Celetukanopik :

Untuk menjadi seorang koruptor ulung diperlukan pemahaman global terhadap apa itu korupsi. Seorang koruptor sejati tidak boleh memandang korupsi adalah sekedar memanfaatkan celah hukum atau menciptakan pasal-pasal karet yang menguntungkan niat klepto-nya. Korupsi harus dilihat lebih dari itu, ia adalah seni bagaimana mengatur dan mengendalikan simpul-simpul kehidupan dari yang elitis sampai miskin papa, dari kehidupan cerdik pandai sampai kalangan awam.

Untuk itulah seorang yang berniat menjadi koruptor, harus mempunyai pengetahuan yang kompleks dan sekaligus kemampuan untuk dapat membentengi diri dengan berbagai strategi dan taktik (baca : stratak). Sehingga ia mampu bertahan dalam kondisi abu-abu maupun terang benderang.

Dan jangan lupa stratak itu seringkali kandas, jika tidak dibarengi oleh suatu amalan. Amalan yang akan mengantarkan ia menjadi piawai dan lihai dalam menyiasati keadaan yang menyimpang.

Inilah amalan tersebut :
Ya pengacara, kemarilah!
Ya bhayangkara sogoklah!
Ya adhyaksa suaplah!
Biar bepeka larilah!
Biar kapeka kaburlah!
Jadi saya aman.
Aman-aman-aman dari prasangka.
Baca 10 kali tahan nafas dengan penuh kemantapan tanpa sedikit pun kebimbangan. Lakukan setiap pagi dan petang hari.

Agar kekeramatan amalan ini tetap terjaga, mandilah dengan kembang tujuh rupa, yaitu :


  1. Kembang desa



  2. Kembang kota



  3. Kembang klub-malam



  4. Kembang kampus



  5. Kembang sekolah



  6. Kembang warung



  7. Kembang kantor




Setiap awal bulan, dilakukan pas jam 12 pada tengah malam.

Sebagai gembolannya, tulislah amalan tadi di atas kain kafan seluas 30 cm2. Ditulis dengan tinta yang telah dicampuri minyak zafaron. Setelah itu lipat-lipat menjadi kecil dan masukkan ke dalam dompet. Saat ke kamar mandi maupun ke kamar kecil, harus dilepas, biar tidak hilang daya keampuhannya.

Selain itu dilambari secara istiqomah dengan bacaan di bawah ini (dibaca 1.000 kali setiap hari, waktu terserah) :
Ya Ini Ya Itu.
Ya Sana Ya Sini Ya Situ.
Masih Kurang Yang Banyak Ya Lagi
.


Tutorial Sindiran ini disampaikan oleh :
Koalisi Anti Korupsi Celetukan Segar (KAK CELSE)

Sumber gambar :
www.kaskus.us

Celetukanyambung...

Ajian Pelet Yang Nasionalis

Celetukanopik :

Pernah dengar Ajian Jaran Guyang (versi lain disebut Jaran Goyang)? Salah satu piranti tekstual yang paling fenomenal untuk para pencuri cinta di jaman dulu.


Yang belum pernah dengar, baca teks berikut (ini cuma salah satu versinya) :

Ingsun matek ajiku si jaran guyang.
Dak guyang ana tengahing latar.
Upat-upatku lawe benang, cemetine sada lanang.
Ingsun sabetake lemah abang bengkah.
Ingsun sabetake alun gedhe sirep.
Ingsun sabetake atine si ... ... ... (menyebut nama orang yang dicintai)
Pet sida edan, ora edan, sida buyeng sida gendeng
Ora gendeng sida ngengleng.
Ora mari-mari yen ora ingsun sing nambani.

Dilambari dengan laku spiritual :


Mutih 40 hari, puasa 40 hari dan pati geni 1 hari.
Sedangkan penangkalnya :

Mandi sore dengan posisi jongkok, kedua paha dirapatkan. Ambil 3 gayung air, guyurkan ke atas kepala sebanyak 3 kali, sehingga airnya nanti tertampung pada lekukan yang terbentuk dari paha yang dirapatkan tadi. Ambil air itu basuhkan ke muka 3 kali, sambil membaca ilang kabeh sebel sengkalaku.
Tentu beragam reaksi akan muncul, seperti: bahasanya berat bos, gak paham banget, susah hafalnya, bahasa babe gue nih.

Itu bisa dimaklumi, lha wong satu-dua kosakatanya sudah old-fashioned (bahkan untuk orang Jawa yang notabene pemilik ajian ini).

Bagaimana kalau pakai Bahasa Indonesia saja, biar lebih nasional gitu? Pikiran nyleneh ini halal saja nyelonong dalam ranah pembicaraan publik.

Kok di-Bahasakan Indonesia-kan segala, itu merusak orisinilitas konten dan konteks, protes yang lain. Nggak menghormati leluhur yang sudah susah payah untuk membuatnya, tambah yang lain. Lagian juga akan kehilangan daya makbulnya, imbuhnya.

Dioprek, Dimodif, Dikustom
Lepas dari perdebatan di atas, umpamanya diperbolehkan melakukan penggubahan sekaligus translasi ke Bahasa Indonesia, maka "lirik" rapalan di atas akan berubah seperti ini :

Siapa yang melirik bakal tertarik
Siapa yang melihat bakal terpikat
Siapa yang memandang bakal terkenang
Ketertarikan, keterpikatan dan keterkenangan yang takkan hilang, jika dirimu ... ... ... (sebutkan nama yang mau dicuri cintanya) tidak mau terjatuh dalam jerat asmaraku.

Test-drive
Bagaimana? Mau coba tes keampuhan amalan ini?
Jika berhasil hubungi saya selekas mungkin.
Jangan lupa sebut nama Yang Maha Kuasa sebelum dan mengakhiri bacaan ini.


Sumber gambar :
enda.goblogmedia.com



Celetukanyambung...

Curilah Hatiku Sebelum Kubuang!

Celetukanopik :

Aku bukanlah pujangga.
Meskipun KAU TAHU itu nama tengahku.
Sehingga terasa wajarlah kalau kutakmampu menulis yang indah-indah, yang puitik lagi romantik.

KAU JUGA TAHU, aku bukanlah lelaki bermental krupuk, yang terkena setitik air saja sudah melempem.
Walaupun jua tak setegar karang-karang amat.

Tentunya KAU TAHU, kusekarang sedang terluka.
Namun yang pasti masih belum tertutup rapat pintu hatiku, masih ada celah yang mampu dilewati.

Agar KAU TAHU pula, tak perlu menunggu malam kelam.
Untuk dapat menelusup masuk ke dalamnya, dan mengambilnya.

Cepatlah lakukan saat ini juga!
Mumpung belum layu dan terbuang esok hari.
Karena kalau tidak, akibatnya KAU PASTI TAHU sendiri.
Kau akan mengutuk dirimu sepanjang hayat.
Dan menangis dalam kepiluan yang panjang


Artikel ini diikutkan dalam berbagi cinta dengan surat cinta yang diadakan oleh idana.blogdetik.com


Sumber gambar :
sassyqarla.com

Celetukanyambung...

Bhirawa (Blognya Itu Hasilkan Inspirasi Bagi Warga Blogger)

Celetukanopik :

Mohon klik tombol "Lihat" di bawah ini, sebelum membaca postingan artikel di bawahnya!


Saat malamnya!





Saat paginya!




Saat siangnya!





Saat sorenya!









Saat malamnya lagi!
Saat paginya!

Saat siangnya lagi!





Saat sorenya lagi!




















Lola Banget Vs Lola Amaria
Tentu lelaki yang masih berpikiran waras akan menganggap Lola Amaria (lihat gambar) merupakan perempuan yang mempunyai daya pesona (kata Dr. Naek L. Tobing, punya sex appeal). Begitu juga dengan sebuah blog. Theme (template) yang disuguhkan wajiblah juga seperti demikian itu. Dengan theme yang indah, paling tidak akan membuat pengunjung jadi kesengsem dan jadi betah mantengin tuh blog. Jadi akhirnya comeback dan comeback lagi.

Namun kecantikan yang dipancarkan itu juga haruslah berasal dari lubuk hati (inner-beauty) bukan sekedar dari luar (outer-beauty) yang bisa direkayasa atau di make-over. Artinya secantik apapun theme yang ditampilkan apabila tidak didukung dengan artikel yang sejalan dengan visi dan misi yang mau dijujug (Bhs. Jawa: diemban), kecantikan itu akan melompong tanpa makna.

Mungkin inilah kiranya yang menjadi alasan dari Blog Bhirawa untuk memilih jadi penganut paham POLOSIYAH (maksudnya: pengikut POLOSISME).

Pilihan untuk mengambil tampilan yang cenderung polos, tentunya bukan tiada alasan. Karena biasanya blog yang punya theme serba cakep, biasanya terjebak terhadap madzhab Lola (loading lama) Banget. Pastinya hal ini tidak disukai para pengunjung. Karena dengan hal itu akan berimplikasi pada pereduksian waktu, tenaga serta uang bagi para pengunjung, yang merupakan dampak lamanya akses.

Dengan cepatnya akses apalagi ditunjang dengan menubar plus sitemap yang ditampilkan membuat pengunjung menjadi tidak kebingungan untuk mencari artikel yang akan hendak dituju.

Meskipun tidak bisa dipungkiri jua, peralihan theme yang begitu sering dilakukan Blog Bhirawa, sedikit mengganggu kenyamanan. Walau juga tetap berbasis postingan di bagian kiri, sedangkan sidebar di sebelah kanan (two-columns). Suatu metode yang patut untuk ditiru para narablog (blogger). Karena theme seperti inilah yang biasanya search-engine friendly.

Menaruh Perabot
Rumah tentu tidak akan menjadi lebih sedap dipandang jikalau tidak terdapat dengan namanya perabot. Begitu pula dengan blog.

Penaruhan perabot atau disebut aksesoris (widget), pastinya harus diperhatikan seberapa kebutuhannya. Jangan asal main pasang dan main pajang. Dan pilihan Blog Bhirawa untuk tidak menempelkan Si CAPTCHA merupakan pilihan yang tepat. Sebab sesuai dengan semangat yang dibawa yaitu anti terhadap jiwa paranoid.

Dengan tanpa adanya CAPTCHA itu, pengunjung menjadi tidak repot untuk membaca kode yang tertera yang biasanya condong awut-awutan.

Di samping juga tidak memberikan papan peringatan ”awaiting moderation”. Sehingga kenyamanan berkomentar ria menjadi leluasa, tanpa khawatir untuk diblokir.

Selain itu dengan dicabutnya fasilitas COPYSCAPE, para penggiat copas (copy-paste) tidak terluka perasaannya. Karena materi artikel yang disampaikan, yang khususnya berbau tutorial, sangat perlu dipelajari. Dengan adanya kegiatan copas ini malah akan membuat Blog Bhirawa namanya berkibar di seantero DUMAY (dunia maya). Terkenal sebagai blog yang bisa untuk ngangsu kawruh (Bhs. Jawa: mencari pengetahuan) di bidang perbloggingan. Tentunya copas yang dimaksud adalah copas yang bertanggung-jawab, yang pastinya mencantumkan darimana sumber artikel itu didapat.

Apalagi ini ditunjang dengan adanya layanan dari KONTACTR. Layanan ini memudahkan pengunjung untuk berinteraksi dengan pemilik blog via email.

Plus juga adanya service dari FEEDBURNER, membuat pengunjung setia dapat memantau perkembangan terbaru dari Blog Bhirawa ini.

Akhirul Kalam
Menurut pengakuan beberapa blogger, Blog Bhirawa telah menjelma menjadi teman inspirasi karena artikel yang disampaikan diulas dengan bahasa yang dapat dipahami oleh orang yang baru belajar sebagai blogger. Apalagi dengan spirit yang diusung, yaitu Prakoso Margo Gandhengan Mbarek Konco, semakin mengukuhkan jati dirinya tersebut.

Apalagi sekarang ini lagi mengadakan acara JOB (Jambore on the Blog) yang bertujuan untuk mengajak para pengunjung untuk dapat melakukan review terhadap Blog Bhirawa. Ini merupakan upaya yang patut diacungi jempol. Karena dengan adanya review pastinya juga akan mengubah cara pandang kejumudan sebelumnya. Bahwa apa yang telah direncanakan dan diaplikasikan adalah sudah mencapai taraf kesempurnaan.

Dan hal inilah yang semestinya juga dilakukan para blogger (baca: narablog). Pakdhe Cholik merupakan salah satu yang menerapkannya. Bahwa perlu semacam review dari pihak lain (audit), terhadap kegiatan blogging yang telah dilakukan, sehingga akhirnya banyak masukan, baik yang bernada positif dan negatif yang akan tidak saja membuat diri ter-introspeksi namun juga menggugah untuk berbuat lebih baik.

Dan apabila Anda tertarik mengikuti Jambore on the Blog ini dapat berkunjung kesini untuk membaca persyaratan menjadi peserta!

Sumber gambar :
1. google.co.id
2. kaskus.us
3. dan lain-lain
Celetukanyambung...

Hadiah O'Blog Yang Bukan Oblok2

Wah senengnya saya dapet tali asih dari Pakdhe Cholik melalui blognya yang bertitel O'Blog berupa sebuah buku berjudul Ngeblog Cerdas dan Profesional dengan Blogspot-karangan Fary SJ Oroh.

Saya sebenernya nggak nyangka, lha wong cuma ikut-ikutan kok dapat. Apalagi ini pertama kalinya saya ikut seperti yang ginian. Padahal sebenernya sudah aktif di DUMAY (dunia maya), sudah lama (walau terbatas sich sekedar browsing belaka, ngeblognya barusan aja).

Dengan ikut beginian sebenernya juga akan mengungkap siapa sebenernya saya (meski sekedar nama asli dan alamat lengkap) pada yang ngasih hadiah tersebut. Namun, nggak pa2 dech.

Kok nggak pa2? Mungkin ada yang bertanya begitu. Jawabannya adalah tetep nggak pa2 dech. Lha kok tetep nggal pa2 dech. Lantas kalo begitu, mengapa sampai merahasiakan nama aslinya, padahal bukan politisi maupun selebriti? Jawabannya takut dijeprat-jepret sama wartawan (wah belagu banget ya saya).

Ya uwis gitu aja dech postingan kali ini. Kalo dianggap nggak jelas, tolong diperjelas sendiri!

Sumber gambar : travel.kompas.com
Celetukanyambung...

Cara Mudah-dah-dah Pasang Favicon Di Blogspot

Celetukanopik :

Apa itu Favicon? Favicon adalah singkatan dari Favorite Icon, yang munculnya di tab browser atau di sebelah url address.

Tentunya senang dong, punya favicon pribadi. Namun buat para bloggger yang demen pakai layanan blogspot, harus gigit jari karena tidak bisa menampilkannya. Blogspot sepertinya tidak sudi iconnya diduakan!

Meskipun begitu jangan kecewa dulu, karena blogspot menyediakan diri untuk "di-KDRT". Sehingga peristiwa itu dapat terjadi.

Lantas bagaimana caranya, agar tidak terlalu lama menggigit jari? Caranya mudah sekali. Kata orang Madura, njur-manjur cara berikut ini :

  1. Selanjutnya silakan login ke Dasbor Anda di blogspot, buka menu Tata Letak atau Layout, kemudian pilih Edit HTML.
  2. Pada jendela Edit HTML, letakkan kode berikut ini di atas <b:skin><![CDATA[/*. Kodenya adalah: <link href=’http://gambar_Anda.jpg‘ rel=’shortcut icon’/>
  3. Ganti tulisan berwarna biru dengan alamat image yang Anda punya.
Untuk image-nya di dapat dari gambar yang sudah Anda simpan di photobucket, imageshack atau dari yang lain. Ukuran gambar di bawah 300px, yang bagus sekitar 16px. Jenis image-nya bisa png, jpg atau gif.

Sedangkan cara yang lain, cukup masuk ke layanan favicon generator. Dengan meng-upload gambar yang disukai lalu download hasilnya dan ikuti petunjuknya. Untuk mengetahui layanan favicon generator dapat masuk ke sini.

Jika tak mau susah lagi, klik Entri Baru pada tab Posting, lalu klik tambah gambar, ikuti petunjuknya. Dan contoh hasilnya seperti ini :








Salin kode berwarna biru (yang sesudah tulisan src)! Kemudian lihat cara no. 2 di atas!

Kalau tak mau lebih susah lagi masuk ke layanan penyedia icon, seperti : iconarchive. Pilih kategori gambar yang disukai, lalu klik pada bagian ukuran file, lebih baik pilih ukuran 16px16px. Lalu muncul alamatnya dan salinlah. Setelah itu lihat cara no. 2 di atas!
Celetukanyambung...

Pesugihan, Shortcut Untuk Menjadi Kaya

Celetukanopik :

Pesugihan sebagai suatu teknik memperkaya diri menciptakan sebuah keindahan tersendiri yang terbalut dengan gejolak adrenaline finansial.

Dengan modal utama keberanian (sebenarnya spekulatif sich), harta yang melimpah dapat dimiliki. Dari segi “kenekatan” mirip memang dengan korupsi dan judi, cuma tidak memerlukan kekuasaan, taruhan, dan celah hukum untuk melakukannya.

Pada mulanya memang, pesugihan membutuhkan tumbal yang utamanya berupa manusia, namun itu suatu metode kuno, saat zaman posmodernisme seperti ini, hal itu tidaklah diperlukan lagi.

Zaman posmodernisme yang identik dengan sikap manusia yang maunya serba instan (taunya beres aja). Maka cara-cara yang ditempuh para operator lapangan alias sang juru kunci pun berubah.

Meskipun begitu intinya tetap sama, namun bedanya sekarang membutuhkan dua koneksi yang berbeda.

Koneksi tersebut adalah :
A. Koneksi Alam Ghoib
Sebagai cara awal, koneksi ini tetap diperlukan. Tapi mengandung perbedaan dengan yang terdahulu, misalnya :
a. Tidak perlu tumbal manusia.
b. Tidak perlu menyepi di tempat wingit.
c. Tidak perlu beli minyak nyong-nyong, bunga dan kemenyan.
d. Tidak perlu baca amalan tertentu.
e. Tidak perlu kamar khusus.
f. Tidak perlu memelihara makhluk halus.
g. Tidak perlu kirim sesaji.
h. Tidak perlu berubah bentuk atau berperilaku aneh.

B. Koneksi Alam Maya
Koneksi alam maya atau internet ini merupakan cara yang terbaru (untuk contohnya masuk saja ke : tinyurl.com/colakcolek). Dan dengan katanya cukup “duduk” di depan komputer, kita :
a. Tidak perlu menjual ebook.
b. Tidak perlu menjadi member MLM.
c. Tidak perlu punya blog/website.
d. Tidak perlu pasang iklan.
e. Tidak perlu ikut forum-forum keuangan.
f. Tidak perlu buat artikel.

Walaupun kedua koneksi ini berbeda, tapi tetap sama, Anda harus menyerahkan sejumlah uang atau transfer ke bank tertentu.

Jadi ternyata untuk mendapatkan uang yang banyak, harus juga mengeluarkan mengeluarkan uang yang tidak sedikit (wah ini mah sama juga, bo’ong).

Sumber gambar : tidakmenarik.wordpress.com
Celetukanyambung...